Day2/Saigon-Vietnam/Jelajah kota Asteng/lTrung Nguyen Coffee
Kopi Vietnam!!! Siapa sangka, sungguh lezat bau dan aromanya, dan tak akan mengira kekentalan kopinya akan membuat anda setuju untuk mengacungkan jempol demi kelezatan cita rasanya, sore ini setelah berputar di area pasar tradidional “Benh Market” Ho chi Minh saya menyempatkan diri singgah di café kecil nan unik di sudut kota Saigon persis di belakang pasar tradional Benh Market. Sejak membuat itinerary perjalanan, sebisa mungkin dalam perjalanan ke kota HCMH, saya dapat meluangkan waktu untuk mencoba kelezatan kopi kental khas Vietnam yang ini.
Trung Nguyen Coffee, itulah café kecil di sudut kota HCMH, setelah sebelumnya narsis berfoto ria di depan Cafe ini, saya dan teman2 backpacker ibukota (Sista Aya, Judhi, CityChan, Ipe dan Imansoe) akhirnya masuk ke dalam café. Walau dari luar terlihat kecil, ruangan di dalam café ternyata cukup luas juga. Ada beberapa meja meja dengan kursi yang tertata rapi, suasana ruang di buat remang, dengan bias-bias lampu di beberapa sudut mengartikan café ini memang dirancang agar para tamu dapat menikmati kelezatan scangkir kopi dengan tenang. Meminum kopi tentunya tidak sama dengan menenggak segelas es the manis yang bisa langsung habis dimunum.
Kebetulan pengunjung café tidak terlalu banyak ada 4 – 6 orang yang duduk terpisah sedang menikmati kopi pesanan mereka masing2, baunya… hmmm langsung mengundang selera, kami putuskan duduk disudut ruangan persis disebelah jendela besar yang bisa kia lihat pemandangan sore kota HCMH. Dengan sigap pramusaji café menyajikan daftar menu. Dan disinilah dimulai kejadian unik dan betapa ternyata meminum kopi itu diperlukan kesabaran dan rasa seni…
Seperti apa cerita unik saya dan teman2 di café Trung Nguyen Coffee HCMH…..?? ah nanti saya teruskan saja, malam ini sudah terlalu larut, jatah free internet di hotel backpacker terbatas, dan besok pagi Senin 10 April pagi2 kami harus segera berangkat dengan bus menuju Phnom Penh…. Seharian berjalan-jalan di kota HCMH sungguh melelahkan, biar kaki lemas, sungguh seru dan mengasyikan berjalan-jalan di kota ini. Siang tadi kita sudah berkeliling di area Tradisional Benh Market, beradu tawar dengan penjual pin dan penjual kaos , narsis di depan café Nguyen Trung , berjeliling di komplek gedung yang saya lupa namanya, berputar keliling2 seharian hingga tak terasa waktu menunjukan pukul 22 malam, saatnya istirahat….. catper ini nanti akan saya lanjutkan lagi…