Review : Situ Patengan atau Situ Patenggang ??
Nama Patengan mungkin kurang familiar di lafal orang, sering dalam pengucapan katanya berubah menjadi Patenggang (baca : Pa-teng-gang), kata Patengang lebih enak lafalannya dengan di baca Pa-Teng-gang ketiban Pa-te-ngan. Karena itu ada peluruhan penyebutan dari Patengan menjadi Patenggang. Persoalan nama itu sempat menjadi perdebatan antara saya dan mahasiswa, karena setahu saya yang sering saya dengar adalah Situ Patenggang (baca : Pa-teng-gang), ternyata data lapangan memang menyebutkan kawasan itu bernama asli Patengan, sekedar tambahan juga kawasan ini masuk kedaerah kecamatan Rancabali Desa Patengan. Jadi jelas kata Patengan lebih kuat frasenya ketiban Patenggang. Penulisan Patenggang, saya rasa sih karena itu lafal orang Sunda yang berbeda dalam pengucapan ..seperti f atau v dilafal ep, atau seperti orang Jawa yang melafalkan kan menjadi keun.
Pada akhirnya Patenggang sekarang jadi generik, tidak aneh mencari kata kunci di yahoo atau google kata “Situ Patenggang “lebih banyak ditemukan kata ini ketimbang kata ‘Situ Patengan”
Diambil dari Diorama yang ada di situ dijelaskan bahwa
Asal Mula Situ Patenggang Kawasan ini memiliki sebuah legenda sehingga muncul nama Situ Patenggang. Sejarah atau mitos tentang Situ ini muncul ke permukaan disebabkan karena seorang pangeran dan seorang putri yang saling jatuh cinta. Namun perjalanan cinta mereka tidak semulus dan seindah yang dibayangkan oleh keudanya karena dipisahkan oleh keadaan. Sehingga air mata mereka membentuk sebuah situ atau danau. Selanjutnya danau itu dinamai dengan situ patenggang (lafal pa-teng-gang) yang diambil dari kata pateangan-teangan yang berasal dari bahasa sunda yang artinya saling mencari-cari. Pada akhirnya mereka dapat berkumpul kembali pada sebuah batu di situ tersebut yang diberi nama batu cinta. Konon siapapun yang pernah berkunjung dengan pasangannya, maka cinta mereka akan abadi. Karena hal tersebut terjadi karena mitos semoga pembaca dapat menyikapinya secara arif dan bijaksana………
Tempat2 asik yang bisa dikunjungi adalah :
1. Kawah Putih (bisa hunting foto, sekaligus pengenalan kawah, belerang, merasakan bau belerang, melihat kawah dari dekat asik buat anak2) 2. Ranca Upas (bumi perkemahan sekaligus tempat penangkaran hewan rusa/menjangan) bisa hunting foto dan mengenal alam dari dekat, cocok buat anak-anak biar tambah luas wawasannya. 3. Situ patengan (danau kecil tempat rekreasi, bisa bermain sepeda air, bermain perahu ke tengah danau) bisa hunting foto. 4. Kebun Teh Walini. Sebuah perkebunan yang ditata untuk kepentigan wisata..asik buat bermain2 5. Kebun strawberry : petik buahnya sendiri---) pengalaman yang mengasyikan
Biar jelas bisa lihat foto2 dibawah ini :
   
 | dari dulu ngajakin temen2 bandung kesana belon kesampean... huhuhuhu |
 | ajengkusuma wrote on Apr 14, '06, edited on Apr 14, '06 hi... new comer neh, boleh dong join. btw ngobrolin tentang situ patenggang, this week end (15-16 April 2006) aku berencana kesana bareng temen-temen kampus. setelah lihat artikelnya kayaknya seru banget. apalagi aku bareng ma yayang. mau membuktikan mitos itu ah. hi...hi... thanks yaw! |
 | pr42m wrote on Oct 2, '06 MINTA KONTAK BUAT MENGINAP DI KEBUN TEH WALINI |
 | kawah putih emang kereeennn........ |
 | gmana cara ngeadd temend?
|
 | tmpatnya bagus banget, thanks yee.. sabtu minggu gw nginep di kampung pago, asyik banget temaptnyee, trus minggunya setelah check out gw ke kawah putih ditemani gerimis and pas disitu ujan gede..banget ,rada ngeri juga naek perahunyee kita gak sender di batu cinta abis ujan seh, tapi pemandangan kebon tehnya bagus banget, beda sama puncak... |
 | punten ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, |
 | boleh nanya, kalo biaya masuk k kawasan situ patengannya sendiri berapa ya?
saya n teman2, berencana jalan2 ke sana tapi masi samar2 akan biayanya, mohon bantuannya kang
hatur nuhun |
| |